Friday, March 20, 2009
Gangguan Tidur
Gangguan tidur seperti mengompol, mendengkur dan mengeretuk gigi, bila tidak dalam pengwasan, bisa berdampak buruk untuk si anak kelak. Apa dan bagaimana cara kita untuk mengantisipasinya?
Berikut ini ulasan dr Rini Sekartini SpA, dari RSUPN Cipto Mangunkusumo:
Mengompol
Moms kesal karena tadi pagi Dio masih mengompol? Wah, baiknya Moms redam dulu amarah Moms, karena ada baiknya orangtua paham apa dan mengapa ngompol itu terjadi.
Ngompol atau sering disebut dengan nokturnal enuresis ialah pengeluaran urine yang tidak disadari pada saat tidur. Istilah ini juga terkadang digunakan untuk menyebut anak-anak yang gagal mengontrol pengeluaran urine saat mereka terjaga. Ngompol biasa terjadi pada anak-anak hingga mereka menginjak usia 5-6 tahun.
Jenis-jenis enuresis
Enuresis sendiri terbagi dua, enuresis primer dan enuresis sekunder. Di mana, enuresis primer adalah anak berusia 5-6 tahun yang masih mengompol. Sedangkan enuresis sekunder, anak yang pernah "kering" tapi selang beberapa waktu yang lama, mendadak ngompol kembali.
Penyebabnya
Anak yang mengalami enuresis primer, dikarenakan kurangnya latihan toilet training pada masa usia 1-2 tahun, sehingga anak tidak dapat mengontrol keluarnya cairan urine (bladder control).
Sedangkan untuk enuresis sekunder sendiri, disinyalir terjadi lagi karena anak tersebut mengalami stres kejiwaan seperti kecemburuan mendapat adik baru, perceraian orang tua atau mengalami pelecehan seksual.
Bisa pula karena faktor kondisi fisik, seperti terkenanya infeksi saluran kencing, susah buang air besar ataupun karena alergi.
Cara mengatasi
Untuk kasus enuresis, sebaiknya terapi dilakukan pertama kali oleh orangtua. Di mana, hal pertama yang dilakukan adalah ikut memeriksa kondisi fisik anak untuk mengetahui apakah membutuhkan perawatan medis atau tidak.
Jika pemeriksaan kondisi fisik anak hasilnya negatif, maka mulailah perhatikan aspek psikologis sang anak. Selain itu, hal-hal seperti membatasinya minum kala hendak mau tidur, atau membiasakan anak pipis sebelum tidur, ada baiknya Moms lakukan tiap malam.
Kala lain, Anda bisa juga membangunkan anak untuk menanyakan apakah ia mau buang air kecil atau tidak. Dan tak kalah penting, jika satu malam si kecil berhasil tidak ngompol, Moms perlu memberinya pujian agar bisa merangsang semangatnya untuk tidak ngompol lagi esok harinya. Memang, enuresis bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi ada baiknya juga kan bila orangtua turut memberi kontribusi yang besar agar si kecil tidak ngompol lagi?
Mendengkur (sleep apnea)
Mendengkur atau apnea ternyata bisa juga dialami oleh buah hati kita. Dan, terjadinya penyempitan pada saluran pernafasan secara periodik ketika tidur lah asal muasal dari suara dengkur tersebut. Untuk itu, Moms harus waspada saat pernafasan si kecil terblokir oleh pembesaran tonsil dan adenoid (kelenjar di tenggorokan, tepat di belakang hidung).
Memang, kelenjar limfa di saluran pernafasan hidung dan tengorokan acapkali membengkak ketika anak flu dan pilek. Akibatnya, aliran udara ke paru-paru pun menjadi tersendat dan si kecil biasanya terlelap dengan nafas yang berat. Tapi bagaimana bila anak tak pilek, tapi tidurnya tetap mengorok? Hati-hati loh Moms, jangan-jangan ia mengalami sleep apnea.
Kenali gejalanya
Bila anak "mengorok" dan "cegukan" lebih sering kala tidur, bisa jadi ia terkena sleep apnea. Berhentinya proses bernafas sementara waktu ketika anak ngorok, dan diiringi nafas yang berisik sehingga anak pun terkadang terbangun dari tidur, adalah pertanda awal dari gangguan tidur itu.
Belum lagi saat si kecil ngorok, tiba-tiba diam dan berhenti untuk berusaha mengambil nafas. Saat itu otot leher dan perut tegang, anak pun seperti tercekik dan terengah-engah mencari nafasnya.
Hati-hati mendengkur bisa permanen
Kepermanenan apnea haruslah mendapat perhatian lebih dari Moms. Karena dampak dari apnea bisa memengaruhi perkembangan sang anak. Saat siang hari, ia akan sering mengantuk, sakit kepala dan sulit berkonsentrasi.
Untuk itu, bila si kecil mengalami ganguan mendengkur yang cukup serius, perlu segera mendapat penanganan medis. Mungkin saja ditemukan tonsil atau adenoid pada anak sehingga membuatnya mendengkur. Tonsil itu harus segera diangkat. Operasi ini, di samping membuat anak bisa bernafas secara normal, juga akan mengurangi atau menghilangkan frekuensi terkena pilek, flu, infeksi telinga kronis, atau mata berair, yang biasanya dialami anak berkaitan dengan problem tonsil ini.
Jadi Moms, jika ngorok anak berkaitan dengan penyakit tertentu atau alergi, tanyakan kepada dokter anak cara terbaik yang bisa dilakukan. Jika penyebabnya flu, tentu saja sembuhkan penyakitnya. Tapi jika penyebabnya alergi, gunakan pembersih udara, buatlah ruangannya bebas hewan peliharaan, monitoring apa yang anak makan atau berikan obat-obatan yang bisa membantu.
Mengerat (bruxism)
Pernah mendengar si kecil seperti mengerat kala tidur? Wah, ada baiknya Moms beri perhatian penuh pada si kecil. Karena rupanya ia mengalami bruxism, yaitu mengeretuk gigi kala tidur.
Belum diketahui penyebabnya
Meski hampir 30 persen anak berusia di bawah lima tahun mengalami bruxism, gangguan tidur yang satu ini memang belum ditemukan dengan pasti mengapa bisa terjadi.
Pergerakan yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan gigi serta rahang ini pun belum ditemukan penyembuhannya, karena sebagian besar anak yang mengalami bruxism akan hilang sendiri kebiasaan mengeratnya. Kecuali jika si anak kelak masih menggerutuk gigi hingga ia besar, maka perlu diantisipasi sebab lama kelamaan gigi anak bisa terkikis atau aus. Sehingga anak perlu memakai suatu alat yang melapisi giginya sehingga letak giginya menjadi teratur.
Bagaimana mengatasinya?
Meski akan hilang sendiri kebiasan mengerat itu, ada baiknya Moms membantu proses penyembuhannya dengan cara membangunkan si kecil jika ia mulai "mengkreot-kreotkan" kedua sisi gigi gerahamnya tadi.
(Mom& Kiddie//tty)
By.Okezone.com
Friday, February 6, 2009
Mengenal Osteoporosis

Mengenal Osteoporosis
Oleh : Dede Farhan Aulawi
Sahabat...
Kita mungkin sering mendengar istilah Osteoporosis. Iklan di TV pun sering
menayangkan sebuah produk untuk mencegah penyakit ini. Tapi mungkin ada di
antara kita yang belum mengenal Osteoporosis atau keropos tulang ini. Oleh
karena itu saya mencoba membuat sebuah tulisan sederhana mengenai hal ini,
yang saya sarikan dari beberapa sumber para ahli gizi. Semoga memberikan
manfaat bagi yang membutuhkannya.
Osteoporosis adalah penyakit kronik yang ditandai dengan rendahnya masa
tulang, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah retak, bahkan patah.
Gejala penyakit ini tidak jelas, sehingga seringkali penderitanya baru
mengetahui ketika sudah parah.
Osteoporosis dapat terjadi pada wanita maupun pria. Data saat ini
menunjukkan bahwa 80% terjadi pada wanita. Hal ini terjadi karena wanita
mengalami hilangnya masa tulang puncak lebih rendah dibandingkan pria, di
samping itu fitrahnya wanita adalah hamil dan menyusui yang sangat
menyedot
persediaan bahan-bahan tulang untuk janin dan bayinya. Juga wanita
mengalami hilangnya masa tulang yang cepat pada tahun-tahun pertama
menopause. Pada masa menopause dan post menopause, produksi hormon
estrogen menurun, mengakibatkan kehilangan bahan-bahan tulang sehingga
terjadi osteoporosis.
Dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, meningkat pula golongan usia
lanjut di Indonesia. Diperkirakan kejadian osteoporosis dan kaitannya
dengan patah tulang akan meningkat sehingga bisa menjadi masalah kesehatan
yang cukup serius.
Gejala osteoporosis
Wanita dengan gejala osteoporosis mulai memiliki masalah seperti:
- Nyeri tulang dan sendi
- Patah tulang
- Perubahan bentuk tulang
Wanita yang semula berbadan tegap, semakin bertambah umur kerangka tulang
pun memendek dan bengkok. Itu akibat mikro fraktur ditrabeculae tulang dan
proses degeneratif.
Mendeteksi osteoporosis
Uji kepadatan tulang (Bone Densisty Testing/BDT)merupakan uji yang paling
sering digunakan untuk mengetahui apakah seseorang terkena osteoporosis
atau
tidak. Pengukuran dipusatkan pada tulang belakang, pinggul, pergelangan
tangan kaki atau jari tangan. Alat untuk mengukur masa tulang (BDT)
disebut
densinometri. Alat yang dilengkapi sinar X ini mendeteksi masa tulang
terutama di bagian pinggul, panggul, tangan dan kaki.
1. DXA (Dual Energy X- Ray Absortiometry), mengukur tulang belakang,
pinggang atau seluruh tubuh.
2. PDXA (Peripheral Dual Energy X- Ray Absorptiometry)mengukur pergelangan
tangan, tumit atau jari-jari.
3. QCT (Quantitative Computerized Tomography) sama dengan DXA.
Ultrasonometry menggunakan gelombang suara untuk mengukur kepadatan tumit,
tulang kering dan tempurung lutut.
Jika hasil print out komputer yang dihubungkan dengan densinometri
menunjukkan:
- angka -1, tidak perlu pengobatan
- angka -1 sampai -2,5 perlu melakukan pencegahan
- angka -2,5 osteoporosis, perlu penanganan.
Faktor-faktor pemicu osteoporosis :
1. Mengalami fraktur di atas 50 tahun.
2. Memiliki masa tulang yang rendah
3. Memiliki kerabat dengan riwayat osteoporosis
4. Berkelamin wanita (proporsi lebih besar)
5. Memiliki ukuran tulang yang kecil
6. Kurang hormon estrogen, terutama setelah menopause
7. Penderita anoreksia nervousa
8. Rendah asupan kalsium
9. Mengonsumsi obat yang mengandung kortikosteroid
10. Rendah kadar testosteron (pada pria)
11. Kurang olah raga dan aktivitas
12. Merokok dan mengkonsumsi alkohol.
Kiat mencegah osteoporosis
Pencegahan osteoporosis harus dilakukan sejak dini sampai usia dewasa
muda, agar mencapai kondisi puncak masa tulang (Peak bone mass). Bila
tercapai kondisi puncak masa tulang pada usia dewasa muda, kemungkinan
terjadi osteoporosis pada usia lanjut akan kecil. Umumnya, kondisi puncak
masa tulang dicapai pada usia 16-40 tahun. Kemudian terjadi peningkatan
turn over tulang yang menimbulkan berkurangnya masa tulang secara
bertahap antara 2-3 persen dalam setahun. Kecepatan turn over tulang akan
turun kembali setelah 10 tahun pasca menopause atau sekira usia 65 tahun.
Untuk mencegah osteoporosis, perhatikanlah faktor-faktor penting yang
menentukan puncak masa tulang, yaitu:
1. Nutrisi yang seimbang, yaitu makanan yang dikonsumsi sesuai dengan
kebutuhan tubuh, secara kuantitas maupun kualitasnya.
2. Hindari minuman yang beralkohol dan merokok serta batasi minum kopi.
3. Kegiatan fisik dan olah raga teratur
Bagi mereka yang sudah terkena osteoporosis harus melakukan olah raga
tanpa beban. Terutama di daerah rawan keropos tulang, yaitu di daerah
tulang rawan
bagian belakang, bagian pinggul, tulang paha, pergelangan kaki dan tangan.
Jadi gerakan melompat tidak dianjurkan bagi penderita osteoporosis karena
dapat menyebabkan patah. Olah raga bisa dilakukan sambil duduk.
Ada empat gerakan yang dilarang bagi penderita osteoporosis, melompat,
membungkuk dengan posisi punggung ke depan, seperti gerakan mengambil
sesuatu di lantai. Gerakan seperti itu bisa menyebabkan tulang punggung,
tulang pergelangan kaki dan tangan patah. Menggerakkan kaki ke samping
atau ke depan melawan beban dan berjalan di tempat licin atau tidak rata
serta
bebatuan tidak dianjurkan bagi penderita osteoporosis.
Empat gerakan yang dianjurkan adalah aerobik ringan, jalan kaki, berenang,
tidur terungkap dengan menaikkan kaki beberapa inci dari lantai beberapa
menit. Sebelum mulai berolah raga harus pemanasan terlebih dahulu
sekira 5-10 menit kemudian peregangan. Pada akhir olah raga dilakukan
pendinginan lebih lama tubuh menjadi lentur.
Jadi kesimpulan kiat jitu mencegah osteoporosis adalah berpola hidup
sehat, yakni mengonsumsi nutrisi yang seimbang, membiasakan diri berolah
raga, cukup istirahat, tidak merokok dan minum beralkohol, mengurangi
minum kopi dan gembira dalam setiap situasi (mengurangi stres).
By.kang dede
Tuesday, December 30, 2008
Terhindar dari Gemuk

UNTUK terhindar dari kegemukan, kebanyakan orang tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak. Padahal, sikap antilemak secara berlebihan tidak dianjurkan. Karena lemak tetap punya fungsi bagi tubuh.
Guru Besar Ilmu Pangan dan Gizi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ali Khomsan Ms mengatakan, kegemukan itu dipacu oleh beberapa hal di antaranya karena faktor genetik atau banyak mengonsumsi makanan yang mengandung kalori dan lemak. Dan, hal tersebut yang harus menjadi perhatian.
"Sekarang orang itu takut terhadap lemak karena dianggap menjadi sesuatu yang menimbulkan penyakit. Kita tidak boleh mengurangi lemak sampai 0%. Jadi yang baik adalah mengurangi boleh, tetapi jangan sampai menjadi pantang," sebut dosen yang mengeluarkan buku berjudul Sehat Itu Mudah pada 2008 ini.
Masih dilanjutkan Ali, sebenarnya lemak itu bagus untuk kesehatan untuk melarutkan vitamin A,D, E, dan K. Setiap makanan yang kita konsumsi pasti mengandung lemak. Jadi kita diharuskan pintar-pintar dalam memilih makanan. Misalnya, Ali menyebutkan, dalam mengonsumsi daging sapi (steak), pilih steak sapi dengan jenis tenderloin. Sebab, kandungan lemaknya sangat minimalis.
"Bahan- makanan yang berasal dari hewani biasanya mengandung banyak lemak. Anda tidak bisa menghindar, tetapi lebih baik memilih," sarannya.
Konsultan gizi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak di Ampera, Kemang, Putri Gita Menur SKM mengatakan, salah satu fungsi lemak memang untuk menyuplai sejumlah energi, saat satu gram lemak mengandung 9 kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat hanya mengandung 4 kalori.
Putri melanjutkan, lemak yang baik diperlukan, bahkan penting bagi struktur dan fungsi setiap sel dalam tubuh manusia. Lemak merupakan "bahan bakar" yang memberi Anda tenaga dua kali lebih banyak daripada jenis makanan lain. Lemak yang disimpan dalam tubuh, juga berfungsi sebagai bank penyimpan tenaga.
Lemak adalah bahan penyekat yang melindungi Anda dari rasa dingin yang merusak.Lemak juga menutupi saraf-saraf tubuh. Jenis lemak yang baik yang disebut HDL itu dapat membantu menghilangkan kolesterol yang merusak dan tidak diinginkan itu dari pembuluh-pembuluh darah.
Vitamin A,D, E, dan K merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak dan tersimpan di dalam jaringan-jaringan lemak. Jadi sejumlah lemak tubuh tertentu mempunyai manfaatnya. Lemak-lemak yang tidak dikehendaki adalah bahan-bahan yang berminyak maupun jenuh yang banyak terkandung dalam daging, hasil olahan hewani dan susu, termasuk telur, keju, susu, dan lemak babi.
Kacang-kacangan dan biji-bijian juga mengandung lemak, tapi dari jenis yang baik. Kolesterol merupakan sejenis lemak yang memerlukan pengaturan yang saksama dalam tubuh.
"Kolesterol terdapat dalam hewan, tetapi tidak terdapat dalam lemak nabati. Kebanyakan dari lemak yang Anda makan setiap hari tidak kelihatan. Sebab itu sudah dicampur dalam gorengan dan masakan. Kaitan antara lemak makanan dan kesehatan adalah berapa banyak jumlah kandungan lemak yang dikonsumsi," papar Putri.
Menu ideal ialah memakan lemak sesuai dengan kandungan alamiah yang terdapat dalam biji gandum, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian (dua yang terakhir dengan jumlah terbatas).
"Ingat, lemak nabati tidak mengandung kolesterol, dan tidak mengandung virus. Namun, orang tidak boleh memakannya dalam jumlah berlebihan dari minyak sayur, kacang-kacangan atau biji-bijian yang sudah diolah," sebutnya. (sindo//nsa)by. okezone.com
Tuesday, November 11, 2008
EFECTS OF COLD WATER

Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat....
Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.
Secara logik..., mungkin ada kebenarannya. . Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan... dan bukannya air ES. Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat
sewaktu menikmati hidangan!!!!
Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah
akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.
Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda baca. Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !!
Walaubagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak
yang baru kita makan. Ia akan melambatkan proses pencernaan kita.
Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.
Jalan terbaik...adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat selepas makan.
:Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!
Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah kiri.
Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda.
Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada
serangan pertama serangan jantung.
Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya. Malah 60% pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.
Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.





